Senin, 01 Juli 2013

Motivator Muslimah ! YES that's my DREAM

Alhamdulillahirobbil'alamin

ngomongin percintaan pasti gak ada abis-abisnya.
kalo makin diusut punya usut,malah makin gak karuan galaunya.

Masalah percintaan, gak jauh-jauh dari galaunya seorang pria milih dua orang wanita yang baginya sama-sama penting buat dia. Yang satu emang pernah jalin cinta,dulu banget. Yang satu lagi bisa dibilang, backing-an karir nya ke depan. Yah, saran dari saya, sholat istikhoroh aja mas. Kasian perempuannya itu. korban PHP deh jadinya. Kalo udah milih salah satu, saya saranin lagi sama salah satu perempuan yang gak mas pilih, buat ikut komunitas saya di #byMuslimahPreneur, disitu Insyaalloh saya dan team bakal ngegodok (bahasa apa itu) dia agar bisa jadi muslimah yang kuat dan bisa ZWIIIIING, lebih mantap kehidupannya.
dari segi personal skill, finance, dan kehidupan luar biasa lainnya. Insyaalloh

Lain hal nya dengan teman saya. Masalah orangtua. Dia seneng sama seoran pria,yang baginya adalah segala-galanya sejak SMA. Yahhh,namanya cinta monyet ya kan, gak bisa dipungkiri. Itu akan selalu ada mewarnai percintaan muda mudi yang berseragam putih abu-abu.
Ceritanya, orangtua yang perempuan kurang setuju sama yang pria,karena yang pria itu kurang greget dalam masalah hidup, sudah dua kali gagal di bangku perkuliahan, dan sekarang mengawali karir nya di dunia perkantoran. Namun,dipihak perempuan, bisa dibilang perempuan yang punya masa depan cemerlang. Saat ini sedang menyelesaikan program sarjananya, selangkah lagi lahirlah satu generasi yang akan menolong masalah-masalah kesehatan di Indonesia. Insyaalloh.

Terlihat ada kontras dan Gap antara keduanya.
ada beberapa langkah sih yang bisa saya sarankan. Ini versi saya, tolong banget pelajari juga dari pandangan lainny ya.

Pertama : Adukan semua pada Pemilik semua hati manusia di jagad raya ini. Allah aza wajalla. Karena semua ini adalah skenario , yang gak satupun bisa kita otak-atik. Semuanya udah di desain sama Allah se-Perfect mungkin

Kedua : Kalau memang cinta ini ingin dipertahankan, adakan diskusi serius antara dua belah pihak. mau dibawa kemana itu hubungan. apakah hanya sekedar main-main dan senang-senang atau mau dibawa ke langkah yang lebih serius lagi yaitu pernikahan.

Ketiga : Akan ada dua kemungkinan dari langkah kedua tadi. Bisa jadi laki-laki gak ngasih jawaban yang sangat kita harapkan alias dia gak tau itu hubungan mau dibawa kemana. saran saya BURU-BURU MOVE ON. Apa yang mau diharapkan dari laki-laki tadi coba. Laki-laki adalah imam, Nahkoda kapal dilautan dan kita wanita adalah navigatornya. Laki-laki adalah pembuat keputusan di rumah tangga kita nanti, apa jadinya kalau dia aja gak punya tujuan hidup buat kita dan anak-anak kita kelak.

itu tadi jawaban paitnya ya. Kalau laki-laki itu tadi bisa menjawab dengan tegas dan dia siap ambil resiko. diskusikan lagi bagaimana kita masuk ke keluarga terutama orang tua untuk diskusiin hal yang lebih serius.
satukan jawaban. Walaupun keliatannya kehidupan wanita yang lebih bagus masa depannya, bukan berarti segalanya mulus, bisa jadi ini awal dari keemasan laki-laki tadi untuk berjuang merajut masa depan. Life is change bukan. Gak ada salahnya kalau kita bisa kasih kesempatan orang-orang sekeliling buat mereka berubah menjadi lebih baik.
Temui orangtua. katakan pada mereka kalau kamu(laki-laki) mau berjuang untuk menghidupi sang perempuan. Perempuannya juga harus ngeyakinin orangtua kalau siap buat mulai dari 'Nol'

Kita itu perempuan jangan maunya terima beres aja. Pernikahan itu perjuangan, Lebih asik untuk mulai kalau sama-sama dari 'Nol' . Bakal keliatan nanti pas sukses. Tapi kalau semuanya udah ada pas awal nikah sih, ya Alhamdulillah. Tapi kurang seru aja gitu.

Jadi intinya adalah, setiap orang berhak berubah dan nentuin jalan hidupnya masing-masing. Namun, ONLY Allah yang bisa memberi kehidupan apa dan bagaimana kita nantinya.

Untuk muda-mudi. Kalau emang belum siap nikah. Jadi jomblo mulia itu lebih baik. Pantaskan diri untuk benar-benar pantas mendapatkan emas dalam kehidupan. Daripada jalin hubungan haram yang Allah gak ridho.
huft, gak berkah deh.

sampai jumpa di Jannah ya Muslimah
salam Hidup Indah, Berkah dan Berlimpah untuk para Sholehah

#ByMuslimahPreneur Community

Rabu, 26 Juni 2013

Proposal Ta'aruf to Allah

Kalau masih ingat tentang 'Pohon Impian' yang saya buat sebagai motivasi saya atas ribuan impian saya.
salah satu 'daun impian' yang tumbuh di 'ranting impian' saya adalah kecintaan saya terhadap ide yang Alhamdulillah Allah izinkan hadir di pikiran saya, apalagi kalau bukan Proposal Ta'aruf To Allah.

Mungkin sebagian orang bingung dengan kalimat tadi
ceritanya panjang sih, mangkanya doain ya. biar Proposal Ta'aruf To Allah bisa jadi sebuah karya untuk memotivasi para muslimah buat semangat menjadi yang halal pada waktu yang sudah ditentukan

Insyaalloh, sudah ada tekad yang kuat dalam diri.
Proposal Ta'aruf To Allah akan di jadikan sebuah buku,novel,theme song, single album, film layar lebar dan seminar motivasi untuk para muslimah

doakan saya untuk bisa terus sehat,berkarya,berbagi sedikit ilmu yang saya punya,dan sama-sama saling belajar.
doakan 5 sampai 10 tahun lagi,impian ini bisa jadi nyata.
buku,novel,lagu dan film bisa masuk ajang-ajang bergengsi kaya AMI award, Panasonic award
mimpi aja dulu.
selama terus berdoa dan berikhtiar, yang penting niatnya baik
masa iya gak Allah tolong

Ini buat kalian , para Muslimah Hebat . Para calon penghuni syurga
#ByMuslimahPreneur Community

Allah gak akan kasih orang (JODOH) yang sembarangan, selama kita jemputnya bukan disembarang tempat


Allah gak akan kasih orang (JODOH) yang sembarangan, selama kita jemputnya bukan disembarang tempat

Nyinyir orang disekitar tentang bahasan menikah yang sering saya lontarkan, nampaknya sudah menjadi sarapan, makan siang, serta makan sore saya (ceritanya lagi program diet jadi gak boleh makan malam)

Pendapat ini dan itu sering hinggap dan coba saya ambil positif, meski kadang mengganggu juga.Masih pada tema yang sama,yaitu pernikahan.

Banyak sekali yang berpendapat dan berstatetment pada saya,bahwa 'Ri (panggilan kampus) kenapa sih ngebet banget nikah!' atau 'Emangnya gampang apa nikah!' 'Menikah kan bukan sekadar modal Cinta' ' Sudahlah kita masih muda. Belajarlah karakter lawan jenis dulu' 'Berkarya saja dulu' 'Menuntut ilmu saja dulu' 'Berkarirlah dulu' 'Bahagiakan orangtua sajalah dulu' dan segudang pernyataan serta pertanyaan yang bosan juga kalau itu diulang-ulang.

Saya akan coba menjawab satu persatu dalam versi saya ya
bismillahirrohmanirrohim

Menikah selain memang ibadah yang tergolong sunnah namun kehidupan akan bisa lebih berkah.

Kalau dibilang ngebet, sebenernya gak juga. atau ya boleh lah diungkap seperti itu, namun saya lebih mengartikan 'disegerakan'nya kebaikan serta mempagar diri dari hal-hal yang tidak di ridhoi Allah.  Jadi intinya bukan ngebet, tapi 'menyegerakan' langkah-langkah untuk melakukan kebaikan yang memang sudah Allah anjurkan di dalam Al Qur'an.

Kalau dibilang, emangnya gampang apa nikah? ya gak tau juga lah. Wong saya juga belum nikah. Mangkanya disegerakan.biar saya tau kaya apa sih nikah. Tapi, ini bukan berarti tanpa persiapan atau bahkan sejenis kegiatan 'trial and error' yang apabila gak cocok, lalu cerai terus ganti orang. Disini saatnya lah saya belajar, bagaimana bisa jadi dewasa karena tertuntut keadaan. Jadi sama-sama belajar dan sama-sama introspeksi kan.

Kalau dibilang, Menikah bukan sekedar modal Cinta!. He'eh! bener banget. Saya setuju. Menikah pun harus tau bibit bebet bobot dari pihak suami, kalau kita perempuan,dan dari pihak istri kalau kita laki-laki.
Tapi hellow! cintanya pada siapa dulu nih!
Kalau dilandaskan cinta pada Allah, dan jemput jodoh nya pake cara-cara Allah.3 B tadi (Bibit,Bebet,Bobot) bisa jadi yang kesekian.
karena,kalau awalnya kita cinta sama Allah. jemputnya pake cara-cara Allah. gak pake cara-cara ilegal kaya aktivitas yang depannya 'P' belakangnya 'N' tengah-tengahnya 'ACARA', pastinyalah Allah juga gak bakal tega ngasih orang yang sembarangan.
Prinsip hidup saya adalah, saya selalu YAKIN Allah akan kasih suami ke saya kaya yang sesuai dengan saya dalam segala hal. Allah akan kasih yang terbaik. 

Allah gak akan kasih orang (JODOH) yang sembarangan, selama kita jemputnya bukan disembarang tempat

Mau punya suami imam yang baik, ya nyarinya jangan di Mall atuh neng. atau ditempat-tempat nongkrong.
banyakin diri ke masjid. Tetep niatnya buat ibadah, tapi gak ada salahnya juga buka-buka relasi baru. sapa tau jodoh kita nyangsrang disono.

Sudahlah kita masih muda.belajarlah karakter lawan jenis. Pacaran maksudnya


“Janganlah kalian mendekati zina, karena zina itu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk” (Al-Isra 32)

ini Allah yang ngomong loh.
oke iya, gak zina.cuma pegangan tangan kok.
oke iya gak zina,cuma nyium pipi kok
oke iya gak zina,cuma buktiin tanda sayang. bibir nyentuh bibir+nafsu dikit
oke iya gak zina,
cuma nyari tempat remang-remang.
katanya sih bukti cinta.
katanya sih suka sama suka.
akhirnya malam itu serasa milik berdua.
sekali dua kali masih oke oke aja.
yang ketiga pihak laki-laki biasanya nyari korban berikutnya.
terus bisa apa? 
nyaho dah pada!
*ngegadoin keramik sebagai cemilan*

He LLOW!
ilegal ya ilegal aja. serentetan tadi bukan sebagai bukti apa kalo pacaran udah FIX pake BGT adalah aktivitas yang mendekati zina. and well, 62% survei membuktikan anak SD sudah tidak perawan untuk wilayah Jakarta saja. dan semua berawal dari PACARAN.

kalo PSK udah jadi pekerjaannya anak SMP di ibukota udah tau? kalo mereka hanya dibayar sama pulsa 25 ribu per 'pelayanan' udah tau? kemana aja mas mba!
mangkanya jangan cuma sibuk mikirin nyari tempat remang-remang. pikirin atuh generasi kita. adik-adik kita.
kalo kitanya aja meng'HALAL'kan PACARAN yang udah jelas-jelas 'HARAM' di Al Qur'an, so apakah yakin Allah bakal nolong kita nanti di akherat. pikirannya udah harus jauh ke depan dong. jangan dunia aja. Jannah woy Jannah. the real world  yang bakal kita jalanin nanti setelah kita meninggal.

Case close buat PACARAN ya! 
udah fix ilegal dan gak ada banget dalam Islam
pacaran Islami? apalagi itu. kalo ngaku orang Islam ya gak pacaran lah.

Next.... 
Sudahlah kita masih muda.belajarlah karakter lawan jenis dulu' 'Berkarya saja dulu' 'Menuntut ilmu saja dulu' 'Berkarirlah dulu' 'Bahagiakan orangtua sajalah dulu'
hehe, trus masalah gitu kalau udah nikah?
jadi kalau udah nikah kita (perempuan khususnya) gak bisa gitu berkarya, nuntut ilmu, berkarir dan bahagiain orangtua?
sapa bilang?
bahkan the most people after nikah jadi malah tambah  ZWIIIIIIIIIIING ,melesat beud rezki-rezki nya!
emang udah nikah mba?| belom sih| kok sotoy| ihh sapa yang sotoy,ketauan nih jarang buka Qur'an

nih Allah yang ngomong

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (An Nuur 32)

Noh, baca dah!
Allah itu paling the best kalo buat urusan nepatin janji. jadi masalah point terakhir tadi, gak ada urusan ya kita jadi gak berkarir,menuntut ilmu dan bahagiain orangtua.
Semua nya masih bisa kita lakuin after kita nikah. Mangkanya,saran orang-orang sukses yang melesat karir dan rezekinya setelah nikah, biasanya bikin visi misi kehidupan mereka dulu,jadi terarah tujuan dan goal hidupnya terlebih setelah menikah.

Jadi menurut saya,menikah itu bukan sekedar impian. Namun bisa jadi motivasi dakwah dan juga ladang ibadah. Buat inspirasi para muslim dan muslimah.

Gak mau kan,kita hidup biasa-biasa aja. Allah aja pemilik kerajaan dunia dan akhirat,gak mungkin Allah bikin  kita jadi biasa,selama kita berusaha buat jadi yang luarrrrrr biasah. 
yuk mari benahi diri, terus beristighfar dan bersyukur.
nikmati langkah-langkah hidup kita menjadi motivasi dan ajang PDKT kita sama Allah

and sekali lagi
Allah gak akan kasih orang (JODOH) yang sembarangan, selama kita jemputnya bukan disembarang tempat
Sabar.Syukur.Husnuzhon
Pray.Dream and Action

Sampai ketemu di Jannah ya Muslimah :)
#ByMuslimahPreneur Community

Selasa, 25 Juni 2013

ku bukan siapa-siapa ya Rabb

Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Ridha Bayyinah
Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Aku hanya seorang hamba, yang belum pandai bersyukur
Aku hanya seorang hamba yang setiap saat meminta ampun pada-Mu
Aku hanya seorang hamba yang tidak pernah berhenti meminta Ridho Penciptanya

Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Aku hanya umat Nabi Muhammad, yang terus berusaha mengamalkan apa yang telah Beliau sampaikan dan mengharap syafaat darinya

Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Aku hanya seorang putri yang sangat menyayangi orangtua nya
Aku hanya seorang putri yang selalu berusaha membahagiakan mereka dengan penuh kasih sayang karena Allah

Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Aku hanya wanita yang berusaha menjadi sholehah
Agar kau pilihkan seorang Pria Sholeh nan bertanggung jawab
Pria yang menjadikan aku seorang isteri yang Ia cintai karena Allah
Menjadi makmum disetiap sholat jama’ahnya
Yang darinya lah , aku belajar kehidupan
Yang darinya lah, aku lebih mengenal-Mu
Yang darinya lah, aku siap mengabdi untuk menjadi seorang Istri tercantik yang Ia impikan

Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Bahkan bukan pula aku seorang wanita karir yang terus menerus mengejar prestasi di dunia
Tapi selalu berharap bisa berprestasi dihadapan-Mu, bukan hanya dunia tapi terlebih akhirat
Yang selalu berharap bisa mengajarkan huruf demi huruf Al Qur’an kepada anak-anaknya, mendidiknya dengan jiwa dan raga, membesarkan mereka dengan penuh cinta, menantikan mereka tumbuh menjadi pribadi muslim dan muslimah, pembela Agama mereka Ya Allah

Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Bahkan belum pula aku menjadi seorang penghafal qur’an
Namun, hatiku tak pernah henti meminta agar Engkau mengizinkannya menjadi seorang hafizoh

Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Aku hanya seorang wanita yang selalu berharap untuk bisa Kau izinkan menjadi yang terbaik
Menjadi seorang ibu dari anak-anak penghafal qur’an

Aku Bukan Siapa-Siapa Ya Rabb
Hanya wanita yang tak pernah henti berdo’a, berdzikir menyebut nama-Mu, menyampaikan sholawat cinta kepada Junjungan-Mu, Muhammad SAW di setiap langkah demi langkahnya
Ridhoi aku Ya Allah, karena jiwa ini sepenuhnya milik-Mu





Ku jemput Sholehahku untuk-Mu kekasihku

Aku Jemput Sholehahku atas Ridho Allah
Ridha Bayyinah
Allah, pemilik nyawaku.
Hijrah bagiku adalah awal perubahan
Perubahan menjadi pribadi Muslim yang Sholehah
Kuatnya tekad dan kemantapan hati merupakan bentuk izinku pada-Mu untuk memulainya

Lepas landasnya diri ini dari ibukota, semakin menguatkan aku
Ya!! Sepulangnya nanti, aku harus menjadi pribadi berbeda yang lebih baik
Perjalananku ini ku sebut sebagai perjalanan memantaskan diri
Memantaskan diri menjadi hamba yang lebih dekat dengan Penciptanya
Memantaskan diri menjadi umat Rasululloh SAW, agar mendapat syafaatnya kelak

Memantaskan diri menjadi seorang putri dari kedua orangtua yang sangat luar biasa agar bisa terus mengabdi dan berbakti pada mereka
Allah, sebagai penutup doaku, satu hal lagi ya Ya Allah
Aku juga berusaha untuk memantaskan diri untuk menjamput jodoh terbaik pilihan-Mu, menjadi seorang Istri dari Suami yang Ia cintai Karena Allah, terus berbakti kepada suami, menjadi seorang ibu dari anak-anak penghafal surat-surat pilihan Al Qur’an, menjadi inspirasi ribuan muslimah

Ridhoi aku Yaa Rabb
Hati ini, raga ini, tubuh ini, langkah ini, nafas ini, semua milik-Mu Yaa Allah
Maka pantaskanlah diriku untuk segala impianku

Untuk menjadi seorang hamba Sholehah, dalam pelukan Ridho dan Kasih Sayang-Mu Rabbi 

sang pemimpi berdiskusi dengan Sang Pemilik Dunia

Orang sukses, adalah yang sejak awal telah mempersiapkan kesuksesan dia. Merencanakan apa yang akan Ia capai. Menunda kesenangan, mendahulukan kewajiban. Selalu mengingat-ingat impiannya. Mendalami, meresapi dan juga berusaha untuk selalu melakukan tindakan ke arah apa yang Ia ingin capai. Namun, kesuksesan yang paling utama adalah ketika sang pemilik keinginan menemui sang Pencipta segala keputusan. Saat pemimpi berdiskusi dengan Sang Illahi. Meminta Ridho dan Restu agar tetap istiqomah dalam mencapai impian-impiannya. 

Ridha Bayyinah 

Cuma buat Allah

Quantum Changing
Jakarta, 15 Agustus 2012
Allahuakbar. Baru semalam Yaa Allah, saya sedih sejadi-jadinya. Karena keyakinan saya kepada-Mu di salah artikan oleh orang-orang sekitar bahwa kata-kata yang saya katakan adalah sebuah kata-kata kebohongan . Walaupun arti sesungguhnya adalah saya sangat yakin Kau ada dibelakang saya Yaa Allah. Selalu menjadi tempat saya bersandar, selalu menjadi tempat saya mengadu segala hal.

Allah, hari ini saya baru saja mendapat kiriman. Sebuah buku dan sebuah CD, yang membuat saya begitu terharu dan terhenyuh. Judul Cd nya Renungan dan Do’a untuk Ayah & Bunda dan judul bukunya adalah Donat Kehidupan. Baru beberapa hari yang lalu saya membayangkan buku itu. Ingin rasanya saya memilikinya. Ternyata Engkau selalu memberikan kejutan-kejutan yang luar biasa Allah. Engkau datang memberikan buku itu melalui tangan seseorang mentor kehidupan saya Yaa Allah, mentor setelah Engkau, Rasulullah, Umi&Bapak dan Ustadz Yusuf Mansur.

Seseorang yang darinya lah saya banyak belajar tentang kehidupan. Darinya lah, saya lebih mengenal diri-Mu Yaa Allah. Darinya lah, saya menjadi lebih dewasa. Allah, berikan Ia selalu yang terbaik.Ampunan yang terbaik, kelancaran dalam hal apapun, kesehatan untuk semua keluarganya semoga Ia bisa memberangkatkan Umroh seluruh anggota keluarganya bahkan haji sekaligus ,  Berikan ia seorang Istri yang sangat menyayanginya, menyayangi keluarganya, menyayangi anak-anak keturunannya.  Semua do’a yang terbaik untuk diri-Nya Yaa Allah

Allah, saya akan nikmati setiap detik perjalanan menuju Quantum Changing-Mu Allah. Dengan limpahan rasa syukur, limpahan kesabaran dan juga limpahan Khusnudzhon kepada-Mu Allah.
Akan saya perbanyak bermunajatnya, saya perbanyak  sedekahnya, saya perbanyak waktu-waktu yang disitu hanya ada saya dan Engkau dan Allah, di tiga perempat malam.
Allah, mulai saat ini, saya akan melepaskan semua yang saya belenggu selama ini. Masalah jodoh, masalah rezeki, masalah apapun. Saya lepas semuanya. Yang saya inginkan hanya Engkau saja Yaa Allah. Hasbunalloh Wa Ni’mal Wakil Nikmal Maulaa Wa Ni’mannashir.
Cukup hanya Engkau saja Allah. Hanya Engkau saja. Hanya Engkau saja.